May 15, 2011

Demi Persatuan, Semua Organisasi Islam Mesir Sepakat di Bawah Naungan Al-Azhar



Beberapa organisasi dan perkumpulan keislaman di Mesir beberapa hari yang lalu telah membut kesepakatan untuk bersatu dan berada di bawah naungan institusi Al-Azhar. Demikian dilansir koran Shaut al-Azhar (13/5).


Dalam hal ini, Al-Azhar akan menjadi muara, pucuk pimpinan, sekaligus rujukan tertinggi atas semua himbauan dan kebijakan keagamaan yang nantinya diikuti oleh semua elemen keislaman di Mesir tersebut.

Grand Shaikh Al-Azhar Dr. Ahmad el-Thayeb mengatakan, pihaknya sangat senang dan menyambut baik kesepakatan tersebut. Ditegaskannya, persatuan antar sesama organisasi dan perkumpulan keislaman menjadi sebuah keharusan demi kemaslahatan dakwah dan untuk membendung arus fitnah antar sekte.

Ditambahkan oleh el-Thayeb, Mesir saat ini tengah menghadapi masa-masa krisis yang sangat sulit yang mengharuskan semua elemen keislaman di negara itu untuk bersatu padu dan saling melengkapi, bukan justru sebaliknya.

"Krisis yang menimpa Mesir menuntut para ulama dan cendikiawan Muslim di negara ini untuk bergerak dalam satu paduan, guna memberikan pencerahan kepada umat dan dunia akan hakikat dan keagungan Islam," kata el-Thayeb.

Terkait krisis pertikaian antar sekte yang beberapa hari lalu meledak kembali di Mesir, el-Thayeb menegaskan jika Islam justru sangat mengutuk berbagai macam tindak kekerasan terhadap no-Muslim.

"Al-Qur'an dan sunnah sendiri menggariskan wajibnya melindungi umat non-Muslim dan kaum minoritas," kata el-Thayeb.

Sementara itu, Shaikh Muhammad Hisan, salah satu petinggi sayap Salafi Mesir, mengatakan pihaknya juga menyambut baik nota kesepakatan dengan Al-Azhar itu.

Dikatakannya, pihak Salafi dan Al-Azhar telah bersepakat utuk menggorganisir pertemuan rutinan dengan beberapa organisasi dan perkumpulan keislaman lainnya di Mesir untuk bersama-sama menuju "kalimatin sawaa" di bawahnaungan Al-Azhar.


TV Porno Jember Sementara Berhenti Siaran !

Setelah menuai protes karena menayangkan film porno, pengelola saluran televisi berbayar Jember Vision menghentikan siarannya. Menurut Direktur PT Jember Vision, Abdul Munir, penghentian siaran itu hanya sementara waktu, untuk melakukan pembenahan teknis. "Sambil melakukan perbaikan, pembenahan manjemen, dan sumber daya manusia (SDM) kami," kata Abdul Munir, Kamis, 12 Mei 2011.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTumbUp2RQIC5G6VBL3otRb_e4En7-t0F-l-62GjmHAzaDM3lKJ4uZa80KbN6VfTOSmZcsh6RcAqwG8B25m3G1Kj1MkuTUoRzEDhqkvCixvMGVpDHkIsqen8a6gZxetml8o7c7ZfzpkW-1/s320/Ilustrasi.jpeg

Munir menyatakan permintaan maaf kepada masyarakat Jember atas penayangan film porno berjudul Piranha pada Jumat, 6 Mei 2011 sore. Sebagai salah satu bentuk kesungguhan melakukan pembenahan, kata Munir, manajemen PT Jember Vision juga telah memecat MZ, seorang teknisi yang dianggap bertanggung jawab dalam penayangan film porno itu lewat saluran tv berbayar kepada pelanggannya.

Kepala Bidang Usaha PT Jember Vision, Andriyanto, menambahkan, munculnya tayangan yang membahayakan anak-anak di bawah umur itu murni kesalahan teknis dan keteledoran petugas operasional penayangan film. Menurutnya, film asing yang ditayangkan itu diperoleh dari internet. Saat itu, MZ langsung menayangkan file film yang telah diunduh dan belum disensor itu.

"Karena sumber daya manusia Jember Vision masih belum memadai untuk memproduksi tayangan sendiri, sesekali kami memang menayangkan hasil download dari internet," kata Andriyanto.

Jember Vision adalah televisi kabel berbayar yang merupakan konsorsium sejumlah pengusaha televisi kabel di Kabupaten Jember. Sampai saat ini, Jember Vision memiliki sekitar 5.000 pelanggan. Acara yang ditayangkannya antara lain video klip artis lokal dan nasional, film lokal dan internasional, pengajian, dan ceramah agama Islam.

Salah seorang warga menyaksikan penayangan adegan film porno itu. "Saya kaget sewaktu melihat televisi ada adegan porno dalam film berjudul Piranha," kata Haji Imam, warga Kelurahan Muktisari, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Menurut dia, tayangan adegan porno dalam film itu muncul pada Jumat, 6 Mei 2011 pukul 15.30 WIB. Sebelumnya, dia tak pernah menemukan tayangan semacam itu. Imam keheranan film itu bisa tayang tanpa disensor sama sekali. "Ada adegan dua orang perempuan yang sedang mandi di danau dalam keadaan telanjang bulat dan berciuman," kata Imam. "Tanpa sensor. Sangat membahayakan jika ditonton anak-anak di bawah umur."


Kisah Pasangan Gay Dan Anaknya Yaitu Boneka !

Membaca judul artikel ini, mungkin ada yang menyeletuk "Sinting!". Bahkan mungkin sesama gay pun akan berpikir demikian. Sebelum menyeletuk, baca dulu cerita selengkapnya, ok?

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2011/04/15/article-1377245-0BA38CC100000578-676_638x562.jpg

Di usia 20, warga New York - Digby du Pont - punya kehidupan yang diinginkan semua orang. Bayangkan saja. Digby sudah berkelana 7 benua termasuk ke Taj Mahal, Piramid Giza dan berlayar melewati Lautan Hindia. Pakaian dan asesoris Digby pun sangat mahal, seperti sepatu Bloomingdales, jam Cartier, dll. Digby juga sering makan malam dekat para celebriti di restoran ekslusif New York. Digby itu ternyata cuma BONEKA !!! Meski cuma benda mati, Digby sangat dimanja oleh kedua ayahnya yang merupakan pasangan gay: Mark Kirby dan A.J Sapolnick.

Keduanya tidak pernah merencanakan akan punya anak boneka. Semua bermula ketika satu persatu dari teman mereka punya anak. Teman-teman mereka pun sering memamerkan foto anak mereka. Mark dan AJ iri hati. Mereka pun mau punya naka tapi apa daya, Amerika Serikat saat itu melarang pasangan gay untuk mengadopsi anak. Bahkan di zaman itu, konsep gay bukan penyakit masih terbilang baru dan kontroversial.

Digby 'diadopsi' di Paris, tepatnya di sebuah toko loak di tahun 1990. Kedua gay itu langsung suka dan membeli boneka seharga 4 poundsterling yang kelak dinamai Digby. Digby saat itu sangat kotor dan bulukan, juga bugil. Dengan penuh kasih sayang, mereka membersihkan Digby dan memakaikan baju.

Biarpun hanya boneka, Digby dan orangtua gaynya sudah melalang buana ke 7 benua (lebih dari 100 negara). Dan sudah berfoto sekitar 13,000 kali. Saking sayangnya, Mark dan AJ menganggap Digby sebagai MANUSIA VINYL, bukan boneka. Digby diperlakukan seperti layaknya bayi sungguhan.

Namun tidak mudah mengajak Digby berkeliling dunia karena Mark dan AJ sering dicurigai sebagai pengedar narkoba yang menyelundupkan barang terlarang di dalam badan Digby. Digby pernah 'dipenggal' di Mesir ketika penjaga perbatasan ngotot mau mencopot kepala Digby untuk memeriksa isi boneka itu. Keduanya kontan protes karena melihat Digby 'dipenggal' akan sangat traumatis, belum lagi repot memasangkan kepalanya kembali.

Digby selalu duduk di kursi tersendiri dalam pesawat (meski tidak membayar tiket). Digby juga punya PASPOR sendiri! Di beberapa negara, kalo petugasnya punya rasa humor, paspor Digby akan distempel. Ke mana pun Digby pergi, orang-orang terpesona dengan sang boneka. Bahkan Digby pernah hampir dirampok ketika dia mengunjungi Tembok Besar China bersama orangtuanya. Seorang USKUP, Richard Chartes, bahkan menawari PEMBAPTISAN untuk snag boneka! Namun ditolak pasangan gay itu dengan alasan Digby itu keturunan Yahudi! Keluarga unik itu menjadi buah bibir ke mana pun mereka pergi. Sering, orang-orang tak dikenal mengirim mereka email positif, hanya sekedar memberitahu bahwa mereka pernah melihat Digby ketika keluarga unik itu berlibur.

Digby mungkin cuma boneka. Tapi kasih sayang yang didapat Digby merupakan bukti kuat bahwa pasangan gay pun bisa jadi orangtua yang baik, bahkan lebih hebat dibanding kaum heteroseks. Jadi, apa hak istimewa yang dimiliki masyarakat melarang gay mengadopsi anak? Apalagi faktanya, banyak anak telantar, bayi aborsi, dan keluarga broken home - hasil produk keluarga heteroseks yang katanya direstui Tuhan.


Topi-Topi Aneh yang di Pakai Para Selebriti Dunia

Para selebritis dunia seperti kita tau bersama, mereka selalu menjadi pusat trend center dalam dunia fashion, tak jarang penampilan mereka selalu menjadi sorotan dunia membuat mereka selalu berinovasi sampai kepada hal-hal yang aneh akan menempel dibadan mereka, dan salah satunya adalah topi-topi ini, lihatlah mereka bagaimana mencoba menampilkan sesuatu yang berbeda.

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com
http://hermawayne.blogspot.com
http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review