Jul 13, 2011

Restoran Amerika Larang Orang Tua Bawa Anaknya !

foto
Jerit tangis anak balita di tempat umum merupakan kenyataan hidup yang tak bisa dihindari. Mereka bisa menangis dan menjerit di mana saja, entah di atas kendaraan, pasar, kantor, bahkan di tempat rekreasi sekalipun. Kendati dimaklumi, tapi tak semua orang bisa menerimanya. Contohnya di Pennsylvania, Amerika Serikat. Sebuah restoran di negara bagian itu melarang anak di bawah enam tahun berkunjung. Restoran itu memberi sebuah pesan yang jelas kepada para orang tua, "Ambil anak Anda dan amukkan mereka di tempat lain."

Menurut laporan MSNBC, seperti dikutipThe Globe and Mail, Selasa, 12 Juli 2011, Restoran McDain dan Golf Center di Monroeville, Pennsylvania, melarang anak di bawah enam tahun berkunjung untuk melindungi pelanggan restoran dari tangis anak-anak. Peraturan ini mulai berlaku 16 Juli mendatang. "Kami merasa McDain bukan tempat untuk anak-anak," kata pemiliknya, Mike Vuick, dalam sebuah e-mail ke pelanggan. "Suara mereka tidak bisa dikontrol dan sering, sangat sering, mereka mengganggu pelanggan lainnya."

Vuick mengatakan aturan baru ini dibuat karena restoran tersebut sering mendapat komplain dari pelanggan. Dia menggambarkan orang tua yang makan bersama anak-anaknya "tidak sopan dan egois." Larangan ini didukung sejumlah pelanggan, tapi banyak juga yang komplain.

"Saya tidak bisa mempercayai ini. Saya tersinggung. Ini hanya kebijakan bodoh," kata Stephanie Kelley, ibu bayi 13 bulan. "Jika mereka begitu memperhatikan soal suara, apa yang mereka rencanakan dengan suara orang-orang di bar?"

Namun, tidak semua ibu berpikir seperti Kelley. "Tidak masalah dengan restoran yang melarang anak-anak, apalagi jika mereka bermaksud menciptakan suasana tenang," kata Nicole Christen, 32 tahun, ibu tiga anak.

Resep Teh yang Menyehatkan Diri Sendiri !

foto
Saat udara begitu panas di luar, segelas es teh bisa menjadi pelepas dahaga. Selain menyegarkan, minuman ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Seperti dikutip dari laman Huffingtonpost, teh mampu mengurangi resiko terkena Alzheimer dan diabetes, menguatkan gigi, gusi dan tulang. Sebab, teh memang kaya antioksidan yang disebut flavonoid.

Khasiat terbaik akan didapat saat teh baru saja diseduh. Ingin tahu resep teh yang menyehatkan, berikut informasinya.

1. Gunakan teh yang segar. Sebab minyak yang ada pada teh akan memudar dengan berjalannya waktu.

2. Gunakan air tanah atau air yang penyaringan. Jangan gunakan air mineral. Dengan kandungan mineral yang melimpah, air mineral membuat aroma teh tidak lagi enak.

3. Atur suhu panas. Gunakan air mendidih untuk membuat teh herbal dan yang berwarna hitam. Kemudian gunakan air bersuhu sedang untuk teh hijau. Kesalahan pengaturan suhu membuat teh terasa pahit.

4. Gunakan teh secukupnya, sekitar 1,5 hingga 2 sendok teh untuk secangkir.

5. Jangan langsung diminum. Tunggu beberapa menit, sekitar 3-5 menit agar aroma teh lebih terasa.

Pria Berusia 120 Tahun Wafat !

Ilustrasi: Redbuble
Seorang pria berusia 120 di Arab Saudi wafat, dirinya diyakini sebagai salah satu orang tertua di dunia. Fuhaid Shadeed Al Aifan meninggal dunia di rumahnya di Desa Aifan, Profinsi Asir.

Kakek itu meninggalkan banyak anak dan cucu dalam generasinya.

"Al Aifan meninggal pada usia 120 tahun, dirinya hidup dengan mengkonsumsi makanan sehat dan menghindari makanan yang dingin," ujar keluarganya seperti dikutip Emirates 24/7, Rabu (13/7/2011).

"Al Aifan menjadi bagian dari sejarah, dia meninggalkan empat orang anaknya yang saat ini sudah berusia antara 65 tahun hingga 85 tahun serta banyak cucu dan cicitnya," tambahnya.

Sebelumnya, pria yang dinyatakan sebagai orang tertua di dunia sebelum Al Aifan wafat pada 15 April lalu dalam usia 114 tahun. Dia adalah Walter Bruening, seorang warga negara Amerika Serikat.

Jul 6, 2011

5 Tangan Pesepakbola Yang Paling Dibenci Sepanjang Sejarah !

Dalam duni sepak bola, “campur tangan” kaki dalam mencetak atau menggagalkan sebuah gol adalah kebenaran. Namun, jika pemain mencetak atau menggagalkan gol dengan tangannya menjadi kenyataan yang dibenci. Berikut 5 pemain paling dibenci lantaran campur tangannya dalam lahir atau menggagalkan sebuah gol.


1. Tangan Diego Maradona (Argentina)
Inggris vs Argentina, Perempatfinal Piala Dunia 1986


Diego Armando Maradona menjadi public enemy penggila sepak bola di Inggris setelah gol “tangan Tuhan” dilakukannya ke gawang Peter Shilton di perempatfinal Piala Dunia 1986 Meksiko. Perjalanan Argentina semakin sempurna dengan merebut Piala Dunia untuk kedua kalinya. Sementara bagi Inggris, kejahatan Maradona menjadikannya tersingkir sekaligus mengubur impian The Three Lions untuk merebut gelar untuk kali kedua.


2. Tangan Thierry Henry (Prancis)
Irlandia vs Prancis, Play-off Piala Dunia 2010


Mimpi Irlandia untuk berlaga di Piala Dunia 2010 harus terkubur akibat ulah kapten Prancis, Thierry Henry. Dua kali handball dilakukan Henry sebelum mengirimkan umpan pada William Gallas dan berujung gol. Gol tersebut membuat Irlandia tersingkir di babak play-off karena kalah 2-1. Walaupun sudah melayangkan permintaanmaafnya, namun Henry tetap dianggap public enemy di seantero Irlandia.


3. Tangan Luis Suarez (Uruguay)
Ghana vs Uruguay, perempatfinal Piala Dunia 2010




Jika saja Luis Suarez tidak menahan bola dengan tangannya, bukan tidak mungkin, Ghana menorehkan sejarah untuk pertamakalinya tampil di semifinal Piala Dunia 2010. Namun sejarah yang seharusnya sudah dalam genggaman sirna ketika Luis Suarez menahan bola yang menuju ke gawangnya. Walaupun Ghana memperoleh penalti, namun tendangan Asamoah Gyan gagal, dan Uruguay menang melalui drama adu penalti untuk memastikan ke semifinal.


4. Tangan John Collins (Skotlandia)
Skotlandia vs Belanda, Penyisihan Grup Piala Eropa 1996


Belanda nyaris saja teringkir dari penyisihan grup Piala Eropa 1996 saat timnya hanya bermain imbang 0-0 melawan Skotlandia. Padahal dalam pertandingan tersebut sebuah tendangan Ronald de Boer sudah berada di garis gawang. Namun bola digagalkan John Collins dengan tangannya. Belanda akhirnya terselamatkan Inggris yang mengalahkan Skotlandia 2-0. Belanda lolos ke putaran final berkat unggul selisih gol atas Skotlandia.


5. Tangan Joe Jordan (Skotlandia)
Skotlandia vs Wales, Kualifikasi Piala Dunia 1977


Sebelum John Collins menggagalkan tendangan Ronald de Boer yang nyaris menjadi gol, tangan pemain Skotlandia yang menuai kebencian adalah Joe Jordan. Dalam babak play-off Piala Dunia 1978 di Anfield Stadium, Jordan melakukan handball di dalam kotak penalti Wales. Namun wasit Robert Wurtz (Prancis) menunjuk penalti untuk Skotlandia yang menduga pemain belakang Wales, David Jones yang melakukan handball. Jordan selaku penendang penalti menuntaskan tugasnya dengan baik, sekaligus mengubur mimpi Wales berlaga di Argentina ’78

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review