Departemen Pertahanan Korsel di minggu ini telah memerintahkan prajuritnya untuk menghentikan latihan tembak itu. Tapi Korut tetap memaksa agar Korsel minta maaf dan menghukum para prajurit yang terlibat. Demikian seperti diberitakan oleh AFP, Jumat (3/6/2011).
Angkatan bersenjata reguler dan cadangan Korut sudah siap untuk melakukan serangan balasannya ke Korsel.
Beberapa media Korsel minggu ini juga telah merilis foto Kim Jong Il, mantan Presiden Korut Kim Il Sung dan penerusnya Kim Jong Un yang dijadikan sasaran tembak dalam hariannya.
Rabu lalu, Departemen Pertahanan Korsel juga telah mengingatkan prajuritnya agar tidak menggunakan foto Kim sebagai sasaran tembak.
0 comments:
Post a Comment