Apr 27, 2011

Nokia Pecat 4.000 Pegawai ?????

foto
Sebanyak 4.000 pegawai Nokia terancam kehilangan pekerjaan. Seperti dikutip dari kantor berita Reuters, produsen telepon seluler terbesar di dunia tersebut juga berencana menyewa 3.000 tenaga kerja lepas.
Kebijakan itu merupakan bagian dari rencana perusahaan memotong pengeluaran tahunan 1 miliar euro (setara dengan US$ 1,46 miliar).

Dalam keterangan tertulisnya, Nokia menyatakan produksi software Symbian akan dialihkan kepada perusahaan Accenture. Perusahaan ini akan menyediakan layanan perangkat lunak Nokia untuk telepon seluler pintar di masa yang akan datang.

Menurut Nokia, pangsa pasar telepon pintar menukik tajam selama beberapa tahun terakhir. Persaingan di kelas ini banyak dikuasai oleh perusahaan telekomunikasi Apple dan perusahaan kelas atas lainnya.

Sementara itu, perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di dunia, Huawei Technologies Co Ltd, mengumumkan kenaikan pendapatan sepanjang tahun lalu. Perusahaan asal Cina ini mencatat pendapatan naik 24 persen menjadi 185 miliar yuan pada 2010. 
Dua pertiga berasal dari jaringan telekomunikasi dan divisi perangkat yang menjual produk konsumen seperti ponsel dan komputer tablet.
Tahun ini perusahaan mentargetkan pendapatan tumbuh 10 persen menjadi US$ 31 miliar. Dari penjualan smartphone, perusahaan mematok target pendapatan naik hingga sepuluh kali lipat pada 2012.

Dalam keterangan kepada wartawan, Chief Marketing Officer Richard Yu menyatakan pendapatan perusahaan diperkirakan mencapai US$ 100 miliar sepuluh tahun mendatang. Permintaan telepon pintar diperkirakan bakal menembus 30 juta pada 2012 atau naik 3 juta dibanding tahun lalu. "Kami melihat permintaan telepon pintar akan tumbuh selama lima tahun ke depan," katanya.

Huawei menggunakan sistem operasi berbasis Android pada telepon pintar mereka. Di segmen ini, pesaing lain yang menguasai pasar adalah Apple Inc, iPhone, Samsung Electronics Co Ltd, dan lain-lain.

Bulan lalu produsen telepon pintar lain asal Cina, ZTE, menyatakan jumlah penjualan naik US$ 12 juta unit dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 3 juta.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review