May 9, 2011

Daftar Istri-istri Bin Ladin !

fotoSebagai pejuang, pemimpin jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, tentu perlu keturunan untuk meneruskan prinsipnya. Karena itu, ia perlu kawin lebih dari sekali.
Bin Ladin pertama kali menikah dengan sepupu dari ibunya yang berdarah Suriah, yakni Najwa Ghanim pada 1974. Ketika itu, ia baru berusia 17 tahun dan Najwa 15 tahun. Pasangan yang dijodohkan ini dikaruniai 11 anak, termasuk tujuh putra. Namun Najwa meninggalkan Bin Ladin yang berada di Afganistan beberapa hari sebelum serangan 11 September 2001.Pengamat terorisme dari CNN Peter Bergen menulis selama 54 tahun hidup di dunia, lelaki asal Arab Saudi itu sudah enam kali menikah dan memiliki 24 anak. Cerita ini ia tuangkan dalam bukunya berjudul “The Osama Bin Laden I know: An Oral History of Al-Qaeda’s Leader”.
Istri kedua Bin Ladin adalah perempuan Arab Saudi yang masih bergelar syarifah (keturunan Nabi Muhammad). Ia menikahi Khadijah Sharif, wanita berpendidikan tinggi pada 1983. Pasangan ini bercerai saat mereka mengasingkan diri ke Suadan di era 1990-an. Khadijah tidak kuat hidup susah dan kembali ke Saudi.
Dengan bantuan istri pertamanya, Bin Ladin mengawini Khairiah Sabar, seorang wanita bergelar doktor bidang syariah Islam. Ijab Kabul berlangsung pada 1985 dan mereka mempunyai seorang putra. Namun tidak diketahui apakah Khairiah terbunuh dalam pengeboman terhadap Afganistan pada Oktober dan November 2001.
Dua tahun kemudian, Bin Ladin berumah tangga dengan Siham Sabar. Pasangan ini dianuegrahi empat anak. Seperti Khairiah, nasib Siham juga tidak diketahui setelah Amerika Serikat membombardir Afganistan pasca serangan 11 September 2001.
Pernikahan kelima Bin Ladin seperti sebuah rekor. Hanya berlangsung 48 jam. Namun tidak jelas identitas perempuan yang menjadi korban perkawinan tercepat Bin Ladin. Istri kelima ini hadir tidak lama setelah harim kedua Bin Ladin minta cerai.
Dan inilah istri terakhir Bin Ladin yang dinikahi setahun sebelum tragedi robohnya menara kembar World Trade Center di Kota New York yang menewaskan lebih dari 3.000 orang. Ia mengawini Amal al-Sadah, gadis Yaman yang saliha dan konservatif. Saat itu, Bin Ladin berumur 43 tahun dan Amal 18 tahun. Mereka baru dikaruniai seorang puteri bernama Safiyah yang lahir beberapa hari setelah peristiwa 11 September.

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost Review